Khazzanah Tour Travel Umrah dan Haji Plus Jakarta: Larangan-Larangan Ketika Berihrom

Pt. Galih Tunggal Perkasa
paket-umroh-ramadhan-2016
089607592213 - 081315885454 (WA)

Head Office : Jl Terusan I Gusti Ngurai Rai No. 6 Pondok Kopi Duren Sawit Jak - Tim. 13460
~ assalaamu'alaikum Wr. Wb., Calon jamaah yang dimuliakan Allah, Travel Umrah Khazzanah telah membuka pendaftaran umrah Promo tahun 2017. Biaya Umrah Promo Hanya Rp. 19 Juta ( All in ). Dengan Membayar Dp 8 juta, Anda telah terdaftar sebagai jamaah Umrah Khazzanah Tour. Selain itu, Travel Khazzanah melayani pendaftaran Umrah bulan November, Desember, dan Umrah Rombongan. Terima kasih/Syukron/Matur Suwun/Hatur Nuhun. Wassalamu'alaikum Wr. Wb., Khazzanah Tour & Travel Indonesia. ~

Larangan-Larangan Ketika Berihrom

LARANGAN-LARANGAN KETIKA BERIHROM

    A. LARANGAN UNTUK PRIA DAN WANITA
1.       Mencabut rambut atau memotong kuku.
Sedangkan jika di saat ihrom rambut atau kuku itu lepas dengan sendirinya, maka tidak dikenakan denda apa-apa.
2.       Memakai wangi-wangian baik di badan maupun pakaian.
Adapaun jika ada sisa  wangi-wangian yang ia pergunakan saat sebelum ihrom, maka ia tidak dikenakan denda apa-apa.
3.       Berbuat fasiq atau fusuq, yang artinya melakukan tindakan kemaksiatan.
4.       Melakukan hubungan suami isteri atau menjamahnya dengan syahwat.
5.       Berbantah-bantahan (jidal)
Namun jika berbantah-bantahan yang baik dalam rangka menegakkan yang haq dan menolak yang batil, tidaklah dilarang bahkan justru diperintahkan
6.       Membunuh atau membantu untuk membunuh binatang buruan atau menghalaunya.
7.       Meminang atau melangsungkan  akad nikah, baik untuk dirinya maupun untuk orang lain.
8.       Memotong pepohonan atau mencabut tumbuh-tumbuhan  atau tanaman yang masih hijau di tanah haram.
9.       Diharamkan mengambil barang temuan di tanah haram.
Kecuali jika bermaksud mengumumkannya, karena Rosululloh SAW melarang semua perbuatan tersebut. Larangan-larangan ini berlaku pula bagi yang tidak berihrom.

    B. LARANGAN UNTUK PRIA
1.       Memakai pakaian berjahit.
Yang dimaksud di sini adalah memakai kemeja dan semacamnya yang berjahit yang berfungsi untuk menutupi seluruh  atau sebagian badannya. Begitu juga jubah, sorban, celana, dan sepatu. Kecuali jika tidak mendapatkan sarung ihrom kemudian memakai celana  (syaroowiil) atau tidak mendapatkan sandal kemudian memakai sepatu, maka tak mengapa baginya.
2.       Mengenakan penutup kepala, seperti : kopiah, songkok, peci, dan sorban (baik yang dikerudungkan di kepala (ghatrah) maupun yang dilingkarkan (‘imamah) atau yang semacamnya
3.       Tidak diperkenankan memakai sepatu yang menutupi mata kaki
4.       Menyentuh isteri dengan syahwat

    C. LARANGAN UNTUK WANITA
1.       Menutup muka atau wajah dan kepala dengan kain yang berjahit.
Diharamkan wanita yang berihrom mengenakan kain berjahit untuk menutup wajahnya, seperti cadar yang menutup seluruh wajah atau cadar yang sebatas ujung hidung dan di bawah mata.
Diperbolehkan bagi wanita untuk menarik kerudungnya ke wajahnya jika dipandang perlu, tanpa mengikatnya. Jika kerudung itu menyentuh dan menempel wajahnya juga tidak apa-apa.
2.       Memakai sarung tangan (quffazain).
Bagi wanita diperbolehkan menutupi kedua tangannya dengan pakaian yang sedang dipakai atau dengan yang lain.
Selanjutnya wanita  wajib menutup wajah dan kedua telapaknya jika berada di hadapan kaum pria yang bukan mahramnya. dikarenakan tubuh wanita adalah aurat yang wajib ditutupi.


Baca Artikel Lainnya :

Afiliasi Khazzanah Tour & Travel


turkish airline

logo etihad

logo emirates

logo garuda



saudia airline

logo air asia

logo iata

logo asita

logo himpuh

Back To Top