Khazzanah Tour Travel Umrah dan Haji Plus Jakarta: Perbedaan Haji Plus dan Reguler

Pt. Galih Tunggal Perkasa
paket-umroh-ramadhan-2016
089607592213 - 081315885454 (WA)

Head Office : Jl Terusan I Gusti Ngurai Rai No. 6 Pondok Kopi Duren Sawit Jak - Tim. 13460
~ assalaamu'alaikum Wr. Wb., Calon jamaah yang dimuliakan Allah, Travel Umrah Khazzanah telah membuka pendaftaran umrah Promo tahun 2017. Biaya Umrah Promo Hanya Rp. 19 Juta ( All in ). Dengan Membayar Dp 8 juta, Anda telah terdaftar sebagai jamaah Umrah Khazzanah Tour. Selain itu, Travel Khazzanah melayani pendaftaran Umrah bulan November, Desember, dan Umrah Rombongan. Terima kasih/Syukron/Matur Suwun/Hatur Nuhun. Wassalamu'alaikum Wr. Wb., Khazzanah Tour & Travel Indonesia. ~

Perbedaan Haji Plus dan Reguler

PERBEDAAN HAJI PLUS DAN REGULER





Haji merupakan salah satu rukun Islam yang ke-5. Haji menjadi salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam guna melengkapi rukun Islam-nya dan Haji dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu, baik secara fisik dan materi.

Dalam pelaksanaan dan proses pendaftaran haji di negara kita terdapat 2 macam, yaitu haji plus dan haji regular yang mana memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk Anda yang belum mengetahui apa perbedaan haji plus dan haji reguler, artikel ini perlu Anda simak guna mengetahui perbedaan keduanya sebelum Anda memutuskan untuk memilih paket mana yang sekiranya cocok untuk Anda. Berikut ini perbedaan haji plus dan reguler :

1. Biaya
Biaya haji regular yang dipatok atau ditetapkan pemerintah jauh lebih murah dibandingkan haji plus. Untuk pemberangkatan haji tahun 2015 biaya yang dipatok pemerintah melalui Kementerian Agama ( Kemenag ) kisaran 35 juta dan untuk haji plus biayanya kisaran USD 9500. Bisa dikatakan haji reguler itu paket haji murah meriah. Namun bila dibandingkan denga negara tetangga, biaya haji regular di Indonesia masih tergolong lebih mahal.

2. Masa Tunggu pemberangkatan atau Waiting List
Masa Tunggu pemberangkatan haji plus tergolong lebih cepat dibandingkan dengan haji regular, sebab perbedaan harga yang sangat mencolok. Semenjak kuota jamaah haji di seluruh dunia dikurangi termasuk negara kita, menyebabkan waiting list jamaah haji regular mencapai 10 tahun, bahkan di daerah-daerah tertentu ada yang mencapai 15 tahun masa tunggu pemberangkatannnya, tergantung dengan calon jamaah yang mendaftar dan kuota daerah tersebut. Saat ini masa tunggu pemberangkatan jamaah haji plus diperkirakan 5 tahun padahal sebelum ada pengurangan kuota haji, masa tunggu haji plus paling lama 1 tahun dan biayanya di kisaran USD 5000. Inilah salah satu perbedaan haji plus dan regular.

3. Masa Tinggal di Tanah Suci
Lama tinggal jamaah haji regular antara 38-41 hari sedangkan haji plus hanya 19-21 hari untuk program non Arbain dan kalau dengan program arbain lama tinggalnya mencapai 27 hari. Perbedaan haji plus dan reguler di hal inilah terkadang calon jamaah lebih memilih haji reguler karna bisa berlama-lama untuk ibadah di tanah suci.

4. Bimbingan selama di tanah suci
Untuk memudahkan selama kegiatan haji di tanah suci semua jamaah haji disertakan pembimbing haji. Untuk jamaah haji plus, pembimbing haji sudah difasilitasi dari biro perjalanan.
Sedangkan untuk jamaah haji regular saat ini banyak dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji atau KBIH untuk membing calon jamaah mulai dari sebelum berangkat ke tanah suci sampai selama di tanah suci. Selain itu pemerintah membentuk TPHI sebagai petugas dari Kementerian Agama yang bertugas untuk mendampingi jamaah haji Indonesia selama di tanah suci untuk memudahkan pelaksanaan ibadah haji pada umumnya.
Jamaah haji plus lebih mudah terkontrol dan terkoordinasi karena keseimbangan antara jumlah peserta dan pembimbingnya.

5. Hotel atau Tempat Penginapan
Hotel merupakan salah satu komponen dalam pelaksanaan ibadah haji karena keterkaitannya dengan rutinitas selama ibadah di tanah suci. Umumnya hotel untuk jamaah haji plus relatif lebih dekat yaitu di sekitaran Masjidil Haram, sedangkan hotel untuk jamaaah haji reguler jaraknya antara 1-5 km, biasanya pihak hotel menyediakan bus untuk mobilitas pulang dan pergi ke Masjidil Haram. Harga kamar hotel yang menyebabkan komponen biaya haji plus lebih mahal dibanding haji regular. Inilah perbedaan haji plus dan regular.

6. Konsumsi
Kebutuhan makan sehari-hari untuk jamaah haji plus telah disediakan oleh penyelenggara haji plus dan disiapkan di penginapan masing-masing. Sedangkan untuk jamaah haji reguler harus menyiapkan makan sendiri, seperti : memasak, memesan catering, atau membeli di rumah makan. Kecuali pada saat di Armina, pemerintah menyediakan katering untuk memenuhi kebutuhan makan jamaah haji regular. Namun mulai pemberangkatan jamaah haji tahun 2015 pemerintah menyediakan konsumsi makan siang dan malam selama beberapa hari (tidak full) untuk jamaah haji reguler di tanah suci.

Dari beberapa penjelasan perbedaan haji plus dan reguler dalam artikel tersebut di atas, semoga calon jamaah mengetahui dan memahami gambaran sisi kelebihan maupun kekurangannya pada saat calon jamaah akan mendaftar haji dalam waktu dekat ini. Yang terpenting, apapun jenis paket yang akan dipilih, niatkan ibadah Anda tulus dan ikhlas karena Allah SWT dan mengharap ridho-Nya serta senantiasa berdo’a semoga menjadi haji yang mabrur. Aaamiiin Yaa Robbal 'Aalamiin


Afiliasi Khazzanah Tour & Travel


turkish airline

logo etihad

logo emirates

logo garuda



saudia airline

logo air asia

logo iata

logo asita

logo himpuh

Back To Top